Postingan

FPI, PREMAN PASAR BERJUBAH AGAMA

Gambar
FPI, PREMAN PASAR BERJUBAH AGAMA FPI itu sebenarnya bukan ormas yang isinya orang berpendidikan dan berfikir strategis. Mereka selalu dijadikan "attack dog" karena kemampuannya menggunakan massa sebagai alat penekan. Pendapatan utama FPI selain dari para bohir yang berlatar belakang politikus dan pengusaha busuk yang memakai FPI untuk kepentingan mereka, juga dari jasa keamanan dari klub malam dan parkir-parkir.   FPI gak ada bedanya dengan ormas-ormas preman yang kuasai pasar, hanya mereka pake jubah agama. Itulah kenapa mereka cepat berkembang karena masih banyak orang awam yang menganggap jubah itu suci sehingga layak diikuti. Palingan yang lumayan pintar di dalam FPI hanya Munarman. Munarman ini jaringan internasionalnya lumayan, karena dia pernah jadi pengacara di sebuah perusahaan multinasional. Tapi FPI jadi berbahaya ketika ada kelompok ideologis dan strategis menyusup ke dalamnya dan mengembangkan FPI sebagai salah satu alat perang mereka. Siapa kelompok itu ? Tentu ...

Dana Covid-19 Jember Diselewengkan, LHP BPK Sebut Pelaksanaan Realisasi Anggaran Covid-19 Jember Tidak Sesuai Aturan

Gambar
Dana Covid-19 Jember Diselewengkan, LHP BPK Sebut Pelaksanaan Realisasi Anggaran Covid-19 Jember Tidak Sesuai Aturan Badan pemeriksa keuangan atau BPK RI menilai realisasi anggaran covid-19 di kabupaten Jember, tidak sesuai dengan ketentuan dalam semua hal yang material. Hal ini tertuang dalam laporan hasil pemeriksaan LHP BPK tahun anggaran 2019, yang diserahkan kepada pimpinan DPRD Jember. Wakil ketua DPRD Jember Ahmad Halim menjelaskan, jika dilihat dari kesimpulannya BPK menilai pengadaan barang jasa dan realisasi dana covid di Jember tidak sesuai ketentuan dalam semua hal material. Kesimpulan ini diambil karena BPK menemukan banyak sekali dugaan pelanggaran. Halim mencontohkan terkait pengadaan paket sembako, dimana dari 17 rekanan 12 diantaranya merupakan perusahaan jasa kontruksi. Ditemukan juga adanya 3 ribu lebih nama penerima bantuan, yang ketika di kroscek dalam data kependudukan sudah meninggal dunia sejak tahun 2000 lalu, serta banyak kejanggalan-keJanggalan lainnya. BPK m...

FPI dan Warga Keturunan Arab Mainkan Politik Bumi Hangus NKRI

Gambar
FPI dan Warga Keturunan Arab Mainkan Politik Bumi Hangus NKRI Peringatan keras AM Hendropriyono terbukti. Guru Besar Sekolah Tinggi Intelijen Negara dan Sekolah Tinggi Hukum Militer menyampaikan tentang pentingnya warga keturunan Arab untuk mengendalikan diri. Peringatan AM Hendropriyono ini menjadi sangat relevan ketika FPI dibubarkan. Tentang peran para keturunan Arab yang mendeklarasikan FPI baru, perlu diperhatikan oleh pemerintah. WNI keturunan Arab dalam masyarakat Indonesia ditempatkan dalam strata cukup dihormati oleh masyarakat. "Cobalah mengendalikan diri jangan menjadi provokator," kata AM Hendropriyono di Jakarta, Senin (6/5/2019). Munarman dan para keturunan Arab langsung mendeklarasikan berdirinya FPI baru, dengan singkatan baru. Orangnya sama, baju berbeda. Ideologi tetap sama terkait dengan khilafah dan pendukung terorisme ISIS. AM Hendropriyono sebagai Guru Besar Intelijen melihat persoalan FPI sebagai persoalan hubungan emosional-relijius dalam masyarakat In...

ASN Pemkab Jember Nyatakan Mosi Tidak Percaya Pada Bupati Faida

Gambar
ASN Pemkab Jember Nyatakan Mosi Tidak Percaya Pada Bupati Faida Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) menyatakan mosi tidak percaya terhadap Bupati Jember Faida. Pernyataan sikap dan mosi tidak percaya itu digelar setelah apel pagi, Rabu (30/12/2020). Apel pagi digelar di Aula PB Soedirman Pemkab Jember. Akibat hujan deras mengguyur kawasan Jember, apel pagi akhirnya digelar di dalam ruangan. Kegiatan tersebut hanya diikuti oleh puluhan orang. Namun setelah apel pagi, ratusan orang ASN berdatangan ke aula.  Apel dimulai pukul 09.00 WIB. Wakil Bupati Jember Abdul Muqit Arief memimpin apel tersebut. Dia mengaku sudah menerima laporan kondisi ASN Pemkab Jember, selama beberapa hari terakhir. "Kemarin saya dapat laporan dari Pak Sekda tentang situasi Pemkab Jember. Dan sudah langsung, saya laporkan ke ibu Gubernur dan mendapatkan respon," ujar Wabup Muqit. Setelah Wabup Muqit berpidato, Sekda Jember Mirfano yang memberikan arahan kepada ASN. Setelahnya, ada pengembalian SK mutasi P...

Di Lingkungan Kerjanya Diwarnai Praktik Monopoli, Khofifah Malah Dapat Penghargaan KPPU

Gambar
Di Lingkungan Kerjanya Diwarnai Praktik Monopoli, Khofifah Malah Dapat Penghargaan KPPU Mencuatnya berita penghargaan KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha) Award 2020 Pratama kategori Persaingan Usaha Daerah yang diberikan kepada Gubernur Khofifah melalui Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada Kamis (17/12/2020) yang lalu justru mendapat perhatian khusus  dari mantan Ketua IPNU Jawa Timur Sudarsono. Menurut Cak Dar sapaan akrabnya, dengan adanya penghargaan di tingkat Nasional itu, Gubernur Jatim Khofifah justru harus waspada. Sebab bisa jadi hal itu merupakan warning dari Komisi Pengawas Persaingan Usaha. "Bu Khofifah harus berhati-hati dalam melakukan kebijakan, jangan sampai tersandung kasus lagi. Cukup di Kementerian Agama dulu saja," pesannya. Sebab faktanya mengatakan, lanjut Cak Dar, di lingkungan kerja Khofifah justru diwarnai dengan praktik monopoli. Diketahui setiap pelaksanaan event (hajat) Pemprov Jatim selalu ditangani oleh satu vendor, yaitu Cita Entertainment. ...

Setelah Dilaporkan ke Polisi, Said Didu Hapus Kicauannya dan Minta maaf

Gambar
Setelah Dilaporkan ke Polisi, Said Didu Hapus Kicauannya dan Minta maaf "> Setelah dilaporkan ke polisi, Eks Sekretaris Menteri BUMN, Muhammad Said Didu, meminta maaf atas kicauannya lewat akun Twitter-nya, @msaid_didu Said Didu menyampaikan permintaan maaf lewat Twitter. Dan sebelumnya Said Didu membenarkan bahwa akun Twitter @msaid_didu itu miliknya. Sebagaimana diketahui, Said Didu dilaporkan ke mabes Polri oleh warga Jakarta yang bernama Wawan dengan laporan polisi nomor LP/B/0719/XII/2020/BARESKRIM tanggal Desember 2020, karena membuat kicauan yang diduga berisi ujaran kebencian atau permusuhan individu dan antargolongan (SARA) serta kejahatan terhadap penguasa umum. Adapun kicauan Said Didu yang menjadi dasar laporan tersebut adalah sebagai berikut: Terima kasih atas penjelasan mas Qodari. Akhirnya kami tahu bahwa Bpk Presiden inginkan Menag utk "menggebuk" islam. Sekali lagi terima kasih. https://editor.id/setelah-dilaporkan-ke-polisi-said-di...

Said Didu Dilaporkan Polisi Karena Sebar Isu Presiden Ingin Menteri Agama Gebuk Islam

Gambar
Said Didu Dilaporkan Polisi Karena Sebar Isu Presiden Ingin Menteri Agama Gebuk Islam "> Pasca pergantian Menteri Agama, akun Twitter milik mantan Sekretaris Menteri BUMN, Muhammad Said Didu yaitu @msaid_didu ke Bareskrim Polri. Duduk perkaranya adalah soal salah satu cuitan yang diduga sarat ujaran kebencian pada Presiden Joko Widodo dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Cuitan Said Didu yang diduga sarat ujaran kebencian itu adalah: Terima kasih atas penjelasan mas Qodari. Akhirnya kami tahu bahwa Bpk Presiden inginkan Menag utk "menggebuk" islam. Sekali lagi terima kasih Laporan polisi itu bernomor LP/B/0719/XII/2020/BARESKRIM tanggal Desember 2020. Adapun, Pelapor atas nama pribadi yaitu Wawan. Ia melaporkan akun Twitter @msaid_didu. "Tadi kami telah melaporkan hari ini alhamdulillah sudah diterima Bareskrim. Jadi kita laporkan akun twitter Muhammad Said Didu," kata Wawan di Jakarta Selatan, Rabu (23/12/2020). Laporan Wawan ber...